Ulan Al Ismu
Rabu, 21 Juni 2017
Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta 2 Jilid 1 dan 2
Assalamu'alaykum wr. wb.
Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat Indonesia!
PKMUNJ 2 JILID 1
PKMUNJ 2 jilid 1 telah dilaksanakan pada tanggal 17 Juni 2017. Bertempat di Lantai 8 Gedung Ki Hajar Dewantara, PKMUNJ ini dimulai pukul 09:00 WIB. Pada kesempatan kali ini, peserta mendapatkan materi yang dibawakan oleh Dr. H. Arya Sandhiyudha S.Sos, M.Sc. dan di moderatori oleh kak Ilham Mubarak. Adapun materinya yang dibawakan adalah Manajemen Isu.
Manajemen isu adalah proses dimana seseorang dapat mengelola suatu isu menjadi sedemikian rupa hingga isu tersebut dapat tersebar ke khalayak umum. Berikut adalah tipologi orang-orang dalam mengelola isu:
- Tipe pekerja
- Tipe pemikir
- Tipe logis
- Tipe engineer
- Tipe selebriti
- Tipe leader
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam manajemen isu yaitu sebagai berikut :
1. Baru, penting, quotable, menarik dan unik
2. Press release ke media
3. Setting agenda ke media
4. Bertemanlah dengan media
5. Laporan perkembangan dengan orang-orang media
6. Wawancara
Manajemen isu tidak dapat terlepas dari media hal ini karena media merupakan instrumen untuk menyebarkan sebuah isu ke dunia luar.
Kemudian setelah mendapatkan materi, agenda selanjutnya adalah menampilkan sosiodrama berdasarkan isu-isu terkini. Peserta dibagi menjadi 4, kelompok besar dimana setiap kelompok mendapatkan sebuah isu masing-masing lalu mendiskusikannya terlebih dahulu dengan kakak-kakak sospol BEM UNJ 2017/2018. Adapun isu-isu tersebut adalah mengenai Kenaikan Tarif Dasar Listrik(TDL) karena pencabutan subsidi listrik, Reklamasi, Supremasi hukum perdagangan manusia Humantraficking, dan Hak Angket DPR.
PKMUNJ 2 JILID 2
PKMUNJ 2 jilid 2 telah dilaksanakan pada tanggal 18 Juni 2017. Bertempat di Aula Daksinapati UNJ, acara dimulai pukul 10:30 WIB. Pada kesempatan kali ini peserta tidak mendapatkan materi, tetapi melanjutkan presentasi hasil Anjangsana ke BEM BSJB dan Kementrian. Setelah itu, dilanjutkan dengan diskusi. Peserta dibagi menjadi 4 kelompok besar. Diskusi kali ini mengenai tata kelola dalam kampus. Mula-mula perwakilan dari masing-masing kelompok sedikit memaparkan hasil angket dan hasil anjangsana ke lembaga-lembaga kampus yang ada di UNJ. Setelah di paparkan, dapat diketahui bahwa masih banyak mahasiswa yang belum tahu tentang lembaga-lembaga yang ada di UNJ beserta fungsinya. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya sosialisasi lembaga-lembaga tersebut ke mahasiswa. Kemudian, diskusi dilanjutkan dengan membahas isu-isu dalam kampus. Adapun isu yang didiskusikan antaralain yaitu parkiran yang akan menggunakan sistem ganjil genap karena akan melanjutkan pembangunan gedung parkiran, pembangunan hotel UNJ, hingga mengenai teguran oleh audit BPK.
Sekian dari saya kurang lebihnya mohon maaf
Wassalamu'alaykum wr.wb
#PemudaMasaKini
#PemimpinMasaDepan
Selasa, 13 Juni 2017
Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta 1 Jilid 1 dan 2 2017
Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta
Hidup mahasiswa!
Hidup rakyat Indonesia!
Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta atau biasa disebut PKM UNJ yang dilaksanakan pada tahun 2017 ini memiliki jargon "Pemuda Masa Kini, Pemimpin Masa Depan".
PKM UNJ 2017, terbagi menjadi 5 rangkaian yaitu PKM UNJ 1 Jilid 1, PKM UNJ 1 Jilid 2, PKM UNJ 2 Jilid 1, PKM UNJ 2 Jilid 2, serta PKM UNJ 3.
PKM UNJ 1 Jilid 1
PKM UNJ 1 Jilid 1 dilaksanakan pada tanggal 04 Juni 2017 pukul 13:00 WIB. Disini, para peserta mendapatkan materi mengenai "Public Relations" yang disampaikan oleh Pak Bambang Irawan selaku Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia tahun 2015 dengan moderator Kak Raka Ramadhan.
Berikut adalah ringkasan materi Public Relations :
Public Relations adalah proses interaksi untuk membangun opini publik dengan menanamkan keinginan yang baik untuk mendapatkan kepercayaan serta citra yang baik. Adapun tujuan dari Public Relations yaitu untuk mendapatkan citra positif dalam organisasi, mendukung program organisasi, mengembangkan sinergisitas fungsi organisasi. Untuk mendapatkan citra yang positif, maka perlu pembentukan citra positif yaitu dengan media. Sebagaimana kita tahu, bahwa kini kebanyakan orang sangat sering menggunakan media untuk mendapatkan informasi, maka media sangat penting digunakan untuk membentuk citra positif dalam organisasi. Selanjutnya, pengemasan konten organisasi, yaitu mengemas konten-konten organisasi yang dapat diterima oleh semua kalangan. Kemudian, menjalin relasi dan lobi. Dalam proses lobi ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti membicarakan topik yang saling dimengerti oleh kedua pihak, menyesuaikan level pembicaraan, memahami kondisi orang yang sedang diajak bicara, dan meniatkan semuanya untuk silaturahim.
PKM UNJ 1 Jilid 2
PKM UNJ 1 Jilid 2 ini dilaksanakan pada tanggal 10 Juni 2017 mulai dari pukul 09:00 WIB sampai pukul 15:00 WIB. Pada PKM UNJ 1Jilid 2 ini peserta mendapat 2 materi. Materi pertama yaitu mengenai Rekayasa Sosial yang disampaikan oleh Pak Muhamad Rusi selaku Deputu Presiden KSPI dengan moderator kak Taufan Ario Bimo.
Berikut adalah ringkasan materi Rekayasa Sosial :
Rekayasa Sosial atau Perubahan Sosial adalah perubahan yang terjadi di masyarakat akibat berubahnya organisasi sosial, sistem, nilai, pranata sosial dan ketimpangan norma sosial. Tujuan dari perubahan sosial ini adalah untuk terciptanya sebuah tatanan sosial (masyarakat) ekonomi, budaya, politik yang lebih baik (berkeadilan, beradab, sejahtera). Pak Rusdi juga menjelaskan terkait instrumen-instrumen perubahan sosial yaitu :
• Pengetahuan, gagasan & kreasi (ideologi&agama)
• Modal Sosial (solidaritas, komunalisme, masyarakat)
• Modal Capital/Uang
• Teknologi
• Birokrasi (rezim)
• Metodologi & strategi/manajemen
Selain itu pak Rusdi juga menjelaskan tentang cara kerja lahirnya rekayasa sosial. Peradaban lahir karena adanya 2 faktor yaitu adanya kelompok "creative minority" dan kondisi lingkungan. Terdapat 3 tahap untuk membangun perubahan sosial yaitu :
1. Membangun keadaan individu
2. Hijrah sebagai simbol selesainya masalah dirinya dan siap berubah membangun masyarakat
3. Membangun tatanan baru masyarakat berbasis pengkaderan.
Sebagai mahasiswa, mahasiswa memiliki peran dalam perubahan sosial sebagai berikut :
- Rekonstruksi sistem pengetahuan/epistomologi yang berbasis materialism atau materi
- Rekonstruksi sistem pembelajaran yang aktif
- Menghasilkan para pemimpin negeri yang berkualitas
- Melahirkan konsep-konsep baru
- Meluruskan pemerintah yang salah
Kemudian sekitar pada pukul setengah 2, peserta mendapatkan materi mengenai "Urgensi Counter Intelligence bagi Kepentingan Nasional" . Materi ini disampaikan oleh pak Moses Caesar Assa, S.Pd., M.Sc. dengan moderator kak Mahmud Badaruddin. Berikut adalah ringaksan materi :
Counter Intelligence atau Kontra intelijen adalah uoaya mengalahkan lawan-lawannya untuk melakukannya dengan menghalangi atau memanipulasi informasi yang relevan. Intelijen sendiri adalah tentang menemukan dan menggunakan informasi-informasi untuk memenangkan kontes. Pada kontra intelijen yang dilakukan untuk counter sesuatu seperti emergency issue➡ trends ➡problem. Pak Moses juga menjelaskan terkait konsep kontra intelijen, yaitu :
- Wild card : sesuatu yang berkaitan dengan strategic surprise
- Weak Signal ( sinyal lemah) : isu yang muncul yang hadir secara tidak signifika yang dapat memberitahu tentang perubahan di masa depan, respon lebih sedikit, tidak terkontrol, dan lama
- Strong signal
Metode untuk mengantisipasi kontra intelijen yaitu, melakukan "tracking weak signal's" yang muncul melalui enviromental scanning. Kemudian, mengklasifikasi kan signal tersebut dalam sebuah trends.
Setelah mendapatkan materi kami diberikan post test. Baru kemudian pulang.
Sekian dari saya, kurang lebihnya mohon maaf
Wassalamu'alaykum wr. wb
#PemudaMasaKini
#PemimpinMasaDepan
Minggu, 03 Januari 2016
Reform Jilid VII
Assalamu'alaykum wr.wb
Jum'at, 18 Desember 2015
Pada hari jum'at tanggal 18 Desember 2015 merupakan puncak agenda Reform Jilid VII dimana kami para peserta Reform pergi ke Cikoneng, Bogor. Kami berangkat kira-kira ba'da isya' menuju halte arion karena kami berniat menaiki bisa Mayasari tujuan Kampung Rambutan. Kami berangkat bersama-sama (dalam artian semua kelompok) dan juga kakak-kakak panitia. Cukup lama kami menunggu bis tersebut sampai tak terasa waktu kira-kira sudah menunjukkan pukul 20:30 WIB. Setelah bis datang kami naik, hampir seisi bis dipenuhi oleh kami. Sesampainya di Kampung Rambutan, saya sedikit kebingungan akan naik apa menuju lokasi. Entahlah, mungkin kebingungan ini akibat baru bangun tidur. Tapi sepertinya tak hanya saya yang kebingungan, peserta lain juga terlihat bingung. Ditengah kebingungan ini saya melihat kakak-kakak sedang berdialog dengan abang-abang angkot, sepertinya sedang bernegosiasi perihal harga angkot, entahlah. Lalu setelah terdengar desah kecewa seorang kakak yang berkata "yah, mahal banget" kami para peserta diajak untuk berjalan ke sisi lain terminal Kampung Rambutan. Setelah meunggu beberapa saat akhirnya bis pun datang, Alhamdulillah. Kami pun naik. Ya namanya juga terminal tentu saja yang namanya pengamen tiada henti-hentinya naik ke bis kami untuk sekedar mencari peruntungan malam itu. Sedikit sulit untuk saya tidur karena suara orang-orang yang menyanyi. Tidur rasa tidur ayam (sebentar-sebentar melek) ungkapan yang pas untuk istirahat kali ini.
Akhirnya kami pun sampai di Jalan Ciburia. Kami melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki yang cuku- hmm lebih tepatnya jauh...sekali. Jalanan yang berliku-liku dan menanjak ditambah udara yang dingin dan bawaan yang berat cukup membuat saya lelah. Terkadang saking tak bisa menahan kantuk saya berjalan sambil merem. Setelah berjalan kira-kira 2 jam kami pun sampai di Vila Kemuning, Alhamdulillah. Untuk peserta perempuan tempat istirahat dilantai atas dan untuk yang laki-laki entahlah saya kurang tahu. Sebelum naik kami menyerahkan bawaan kelompok dan pribadi. Lalu kami pun disuruh beristirahat, sebelum beristirahat kami melaksanakan qiyamul lail. Setelah itu baru istirahat.
Sabtu, 19 Desember 2015
Pagi harinya kami melaksanakan sholat subuh dan membaca almatsurat. Setelah itu ada semacam 'mentoring' kalau tidak salah namanya bermain sospol, entahlah saya lupa maaf kalau salah. Kami dibagi menjadi 3 kelompok saya kelompoknya kak Ica. Setelah 'mentoring' kami disuruh ke bawah untuk senam. Diluar berkabut ternyata, dingin juga. Senam kali ini ternyata lebih ke senam wajah karena yang laki-laki terus bercanda. Oh iya mayoritas peserta reform yang laki-laki itu adalah kakak-kakak 2014 dan mayoritas matematika semua. Setelah senam kami makan, lalu dilanjutkan dengan presentasi tugas yang diberikan yaitu wawancara, esai, dan tugas meresume buku api sejarah. Disela-sela itu juga ada games-games yang diberikan mc. Games pun beragam ada yang melatih konsentrasi dan juga tebak-tebakkan. Saya tidak suka tebak-tebakkan jadi saya diam saja saat games berlangsung. To be honest, tebak-tebakkan itu mengesalkan, entahalah mungkin karena saya tidak pintar menebak. Setelah itu kami diberikan materi-materi. Mulai dari materi tentang TAnK MIPA, FP, Desa Binaan. Materi kedua tentang militansi yang dibawakan oleh kak Faisal Azhar. Materi ketiga tentang buku api sejarah yang dibawakan oleh kak Fajar. Materi keempat tentang Orasi yang dibawakan oleh kakak-kakak 3F. Di materi orasi ini kami langsung mempraktikan bagaimana berorasi. Kami semua berorasi ditempat dengan menutup mata. Lalu ada juga yang berorasi di depan kami. Kemudian materi kelima tentang manajemen isu dan propaganda dibawakan oleh kak Agus. Jujur saya mengantuk sekali jadi saya kurang memperhatikan materi yang dibawakan. Disini kami juga mempraktikan tentang materi ini. Setelah itu kami disuruh untuk istirahat dan akan dibangunkan pukul 01:00 WIB.
Minggu, 20 Desember 2015
Pukul 01:00 kami dibangunkan untuk melaksanakan qiyamul lail di masjid yang cukup jauh dari vila. Setelah qiyamul lail kami masuk ke agenda selanjutnya yaitu solo camp. Solo camp! Jujur saya sangat takut untuk mengikuti agenda ini karena saya penakut. Kamu disuruh baris lalu mata kami ditutup dengan slayer yang kami bawa dan kakak-kakak memberikan bekal untuk kami selama solo camp ini. Bekalnya ini tentu bukan makanan, tetapi potongan trashbag, lilin 1 batang, beberapa batang korek, kertas, permen dan garam (bagi yang beruntung karena saya tidak mendapatkan garam). Lalu kami berjalan dengan mata tertutup dan tangan saling memegang pundak teman di depannya. Cukup lama kami berjalan hingga akhirnya kami dipisah-pisah. Saya dituntun oleh seorang kakak menuju lokasi saya. Sesampainya dilokasi saya langsung menggelar trashbag untuk duduk, menyalakan lilin dan menaruh permen di belakang saya. Lalu saya pun ditinggal oleh kakak, sendirian. Sendirian! Oke itu menakutkan menurut saya. Disitu saya menghabiskan waktu dengan tilawah. Sampai akhirnya ada kakak-kakak yang menghampiri dan berkata "udahan yuk", Alhamdulillah. Kemudian kami kembali ke masjid untuk melaksanakan sholat subuh. Saya lupa membaca kertas yang ada di perbekalan tadi, alhasil saya membacanya di masjid. Isinya mengharukan. Lalu kami kembali ke vila dan seperti biasa kami senam, ya senam wajah. Selesai senam kami diberi bubur kacang hijau. Kemudian agenda selanjutnya adalah outbond. Kami dibagi menjadi 3 kelompok. Berbagai outbond kami laksanakan di sebuah lapangan dekat vila. Outbond ditengah hujan dan udara yang dingin, hmm saat itu saya hanya berharap agar tidak masuk angin.
Setelah outbond kami pun tracking ke curug. Cukup jauh dan medan yang harus dilewati cukup menyenangkan meskipun dengan perasaan takut ada pacet. Ditengah perjalanan kami menyanyikan lagu totalitas perjuangan. Sesampainya di suatu tempat kami disuruh duduk, ternyata disini akan di pilih komandan TAnK MIPA selajutnya. Setelah berdiskusi kami pun menuju curug dan disinilah tempat pemilihannya. Komandan TAnK MIPA yang terpilih adalah kak Taofik dari matematika 2014. Dibawah curug dengan cuaca hujan dan udara dingin kami menyanyikan lagu totalitas perjuangan. Lalu setelah itu kami berfoto. Setelah itu kami kembali ke vila untuk membersihkan diri. Saya memilih membersihkan diri di masjid. Setelah itu kami makan dan dilanjutkan dengan apel. Kemudian kami berjalan menuju tronton untuk pulang.
Pengalaman yang benar-benar menyenagkan. Dugaan saya ternyata salah, saya kira reform ini akan menegangkan dimana kata orang reform lebih dari pkmj. Ternyata reform lebih santai tidak terlalu menegangkan. Terimakasih kakak panitia dan terimakasih untuk pengalamannya.
Sekian dari saya kurang lebihnya mohon maaf. Wassalamualaykum wr.wb.
Kamis, 03 Desember 2015
Resume FOKUS "Pemuda hari ini, Pemimpin masa depan"
Senin, 30 November 2015
Senin yang lalu kami para peserta Reform Jilid VII diharuskan datang pada FOKUS (Forum Diskusi) dengan tema "Pemuda Hari Ini, Pemimpin Masa Depan". Dengan moderator Kak Sigit dan pematerinya 3F yaitu Kak M. Faik Setiadi selaku Komandan TAnk MIPA 2015/2016, Kak Fajar Yulianto selaku Komandan TAnk MIPA 2014/2015 dan Kak Faisal Azhar selaku Koordinator TAnk MIPA 2013/2014. FOKUS kali ini dilaksanakan di saung ungu kampus B UNJ sekitar pukul 4 lewat, sore hari.
Moral pemuda hari ini telah mengalami degradasi moral dan lebih menuju ke arah hedonisme. Pemuda hari ini adalah pemuda yang sekarang terlihat tidak tertarik dengan acara atau kajian tentang dunia SOSPOL (Sosial Politik), mereka lebih tertarik ke acara non sospol.
Karakteristik utama apa saja yang harus dimiliki seorang pemimpin?
Ada yang menjawab beriman, komunikasi yang baik dengan anggota, peduli, bersahabat. Semua jawabannya benar tetapi tidak hanya itu seorang pemimpin yang baik harus memiliki 4 sifat Rasulullah SAW yaitu Sidiq (jujur), Amanah (dapat di percaya), Tabligh (menyampaikan), Fathonah (cerdas).
Kelayakan pemuda hari ini untuk menjadi seorang pemimpin.
Pada dasarnya setiap orang layak menjadi seorang pemimpin karena setiap orang memiliki jiwa kepemimpinan masing-masing. Tapi semua kembali pada siap atau tidaknya menjadi seorang pemimpin dan yang dapat menjawab siap atau tidaknya adalah diri kita sendiri. Dan cara untuk seseorang layak menjadi pemimpin adalah dengan kembali ke Al- Qur'an dan As-Sunah.
Begitulah kurang lebihnya FOKUS tentang pemuda hari ini, pemimpin masa depan.
Selasa, 17 November 2015
Catatan Perjalanan PKMJ 3
Jumat, 13 November 2015
PKMJ 3 dilaksanakan pada tanggal 13-15 November 2015. Pada
tanggal 13 ada jadwal briefing pukul 16:30 WIB di depan rusunawa. Pada briefing
tersebut kami para peserta diberi arahan mengenai apa-apa saja yang harus
dilakukan. Kami diharuskan mengabari setiap 1 jam sekali sedang berada dimana
posisi kami ke panitia. Selain itu kami diberi amanah yaitu berupa beras merah
9 butir dimana beras tersebut merupakan nyawa dari kelompok kami. Kemudian kami
juga diberi tugas yaitu mencari bunga Reullia, daun bertoreh, dan daun lonjong.
Setelah briefing kelompok kami memutuskan untuk menunaikan sholat maghrib terlebih
dahulu. Sembari menunggu adzan maghrib kami menyantap bekal makan malam yang
kami bawa. Saat itu suasana hujan, sedikit menyulitkan memang karena harus
bergantian meminjam payung untuk sholat. Hujan yang deras itu berhasil membuat
almamater dan sepatu saya basah. Oleh sebab itu saya memutuskan untuk memakai
sandal saja selama perjalanan. Hingga adzan isya berkumandang hujan tak kunjung
berhenti hingga sampai pukul 19:30 WIB kami baru memutuskan untuk memulai
perjalanan. Kebetulan saat itu kelompok saya berangkat bersama dengan kelompok
8. Perjalanan dimulai. Kami menaiki transjakarta menuju manggarai. Sesampainya
di halte manggarai kami diharuskan berjalan terlebih dahulu menuju stasiun manggarai.
Setelah itu kami menunggu kereta arah Bogor. Sebenarnya saat kami tiba ada
kereta arah Bogor yang sudah ada di stasiun namun karna terlalu sempit jadi
kami tidak ikut masuk ke dalam kereta, disinilah rombongan kelompok 8&9
berpisah karna mereka menaiki kereta lebih dulu. Tak lama kemudian datang
kereta api menuju Bogor. Dalam waktu beberapa detik kereta mulai penuh sesak.
Tak seorang pun dari kelompok kami yang mendapat tempat duduk. Ohya amanah beras
yang diberikan diharuskan bergantian dalam memegangnya. Saya mendapat giliran
pukul 10-11 untuk memegang beras tersebut. Beras tersebut harus dipegang
bergantian, semua anggota kelompok harus memegangnya. Setelah sampai di Bogor
ternyata kelompok 8 sudah menunggu. Kami akhirnya menyewa 2 angkot untuk menuju
lokasi yang telah ditentukan. Sesampainya di lokasi kami beristirahat terlebih
dahulu untuk sekedar membuang air kecil dan membeli makanan. Perjalanan pun di
lanjutkan, sebelumnya panitia memberikan 1 amanah lagi yaitu kerupuk yang
bertanda tangan. Kami berjalan hingga menemukan panitia yang kami kira adalah
pos 1 namun ternyata bukan. Kami lalu melanjutkan perjalanan, sembari berjalan
kami mencari tugas yang diberikan oleh panitia. Hingga sampai pos 4 kami hanya menemukan 2 dari 3 tugas tersebut.
Kami tiba pukul 01:03 di vila. Kami langsung
memasuki kamar dan beristirahat.
Sabtu, 14 November 2015
Kami dibangunkan untuk qiyamul lail. Mata tersa sangat mengatuk karena
hanya tidur 1,5 jam saja. Setelah menunaikan sholat subuh kami disuruh untuk
berolahraga. Kebetulan yang memimpin olahraga adalah teman kami sendiri. Cukup heboh
dan cukup membuat mata melek karena olahraga. Setelah olahraga kami diberi
makan. Kelompok makan saya adalah kelompok 6. Selesai makan kami disuruh untuk
mempresentasikan hasil wawancara kami yaitu penugasan yang diberikan pada PKMJ
1. Hanya beberapa kelompok yang tampil karena setelah itu kami diberi materi
oleh kak Endra Pratama dari matematika. Materi yang diberikan adalah tentang
manajemen advokasi. Disitu saya jadi mengerti apa itu advokasi. Advokasi adalah
pembelaan. Disini berarti advokasi adalah pembelaan terhadap mahasiswa. Setelah
diberikan materi kami diajak untuk mempraktekannya langsung, dimana sebagian
dari kami menjadi mahasiswa dan sebagian lagi sebagai birokrat.
Kemudian dilanjutkan dengan
materi ke 2 yaitu Kapita Selekta dengan pemateri adalah kak Akbar Maulana. Beliau
menjelaskan tentang legislative. Fungsi legislative, hak-hak legislative, dan
masih banyak lagi. Setelah memberikan
materi kami disuruh untuk menilai proposal yang kami buat untuk PKN. Kemudian kami
disuruh untuk menutup mata dan mengacungkan tangan bagi yang berminat untuk
memasuki LLMJ..
Setelah itu kami sholat dzuhur di jama’ dengan sholat ashar. Selesai
sholat kami diberi makan siang. Stelah itu dilanjutkan dengan materi ke 3 yaitu
tentang Pergerakan Mahasiswa dan Public Speaking dengan pemateri kak Ahmad
Firdaus dari FIS. Materi yang diberikan beliau cukup membuat kami melek karena
awalnya kami disuguhkan video mengenai Indonesia. Disitu saya mulai terbawa suasana
melihat video tentang Indonesia. Setelah memberikan materi kami disuruh
mempraktikan debat. Dimana ada kubu pro dan kontra. Saya berada di kubu pro. Debat
kali ini membahas tentang Pergub DKI tentang batasan berpendapat. Tak sedikit
dari peserta yang mulai terbawa suasana saat debat ini. Bahkan ada yang
benar-benar emosi.
Setelah selesai kami melanjutkan presentasi wawancara. Kemudian kami
menunaikan sholat maghrib di jama’ dengan isya. Lalu kami diberi makan malam. Setelah
itu kami diberi materi lagi oleh kak Faisal Azhar tentang Organisasi Kampus
Berbicara, sayangnya saya tidak bisa melanjutkan untuk mendengarkan materi
tersebut karena mata saya bengkak dan perih jadi saya memutuskan untuk tidak
melanjutkannya. Teman saya berkata bahwa materi ke 4 adalah tentang Manajemen
Diri dan Event Organization yang dibawakan oleh kak Bagus Tito ketua BEMF
FMIPA. Menurut teman saya cukup menarik dan tidak membuat ngantuk.
Minggu, 15 November 2015
Seperti biasa kami dibangunkan untuk qiyamul lalil terlebih dahulu. Kemudian
kami disuruh untuk turun ke lapangan dan membuat lingkaran lalu mata kami
ditutup dengan slayer yang kami gunakan. Setelah itu kami menunaikan sholat
subuh dan dilajutkan dengan outbond. Kami diharuskan melepas sepatu kami lalu
melakukan pemanasan. Kemudian kami dibagi menjadi beberapa kelompok. Saya mendapat
kelompok Lebah. Lalu kami diharuskan untuk mencari anggota kelompok kami dengan
mata tertutup dan menggunakan suara yang dihasilkan berdasarkan nama kelompok
yang didapat. Karena saya mendapat kelompok lebah jadi saya bersuara “zzzzzzz”
untuk mencari anggota kelompok lainnya. Akhirnya kami berhasil berkumpul, kami
ada 8 orang. Cukup sulit. Setelah berkumpul dengan kelompok outbond pun
dimulai. Kami kepos kedua yaitu pos dimana ada orang sakit dan 1 temannya harus
mengambil amunisi 1 nya lagi mengarahkan namun dengan gangguan dari kelompok
lain. Sayangnya kelompok lebah kalah. Kemudian pos selanjutnya pos kolam
renang. Disana ada anggota yang harus menjatuhkan dirinya ke kolam renang tapi
tanpa basah jadi kami yang menopangnya dengan tangan agar tidak basah. Yang ditopang
bertugas mengambil balon-balon yang berisikan tulisan-tulisan dan teka-teki. Dan
lagi kelompok lebah kalah. Selanjutnya pos rinso (berani kotor itu baik) kami
diharuskan jalan merangkak tanpa terputus dari yang pertama ke yang kedua. Dan lagi-lagi
kelompok lebah kalah. Kemudian dibentuklah 2 kelompok besar dimana masing-masing
kelompok harus mengambil slayer sang ratu. Namun dari 2 kelompok ini tak ada yang
bisa mengambilnya. Tetapi kelompok saya menang karena berhasil menyelamatkan 2
amunisi. Dari semua outbond tersebut dapat disimpulkan bahwa hikmah yang
didapat adalah harus adanya saling percaya, strategi, kerja sama, focus,
kecepatan dan masih banyak lagi.
Setelah outbond kami bergegas membersihkan diri kemudian dilanjutkan
dengan PKN. Saya mendapat tugas sebagai seksi konsumsi. Kelompok kami mendapat
bagian remaja. Disitu kami mensosialisasikan tentang bahaya narkoba, pergaulan
bebas dan kecanduan gadget. Selain itu kami juga memberi tutorial membuat bros
dari kain untuk mengisi waktu luang remaja.
Selesai PKN ada sidang sanksi dimana disitu kami diberitahukan sanksi
apa saja yang didapat jika kita melanggar tata tertib. Kemudian setelah siding kami
pun pulang. Kali ini kami pulang menaiki tronton.
Begitulah sekiranya perjalanan PKMJ 3
yang sangat menyenangkan menurut saya.
#PKMJBIOLOGI2015_Ulan Al Ismu_Kelompok 9
Be Responsible To Be A True Leader #willyoubealeader
Minggu, 08 November 2015
Mekanisme Pemilu I
Pada pra PKMJ 2 ini kami diberi materi tentang Mekanisme Pemilu I dengan pemateri kak Inayah Noviani. Berikut adalah hasil resume mekanisme pemilu I :
- Pemilu di UNJ merupakan sarana pelaksana kedaulatan mahasiswa UNJ
- Dasar pelaksanaan pemilu di UNJ
- Tujuan pemilu eksekutif :
- Perangkat pemilu :
- Tahapan Pelaksanaan Pemilu UNJ :
- Pemilu di UNJ merupakan sarana pelaksana kedaulatan mahasiswa UNJ
- Dasar pelaksanaan pemilu di UNJ
- AD/ART OPMAWA UNJ
- PO Pemilu berisi tentang teknis, tata cara pelaksanaan, asas, sanksi dan lain-lain
- Tujuan pemilu eksekutif :
- Untuk memilih Ketua BEM & Wakil Ketua BEM Universitas
- Untuk memilih Ketua BEM & Wakil Ketua BEM Fakultas
- Untuk memilih Ketua BEM & Wakil Ketua BEM Jurusan
- Untuk memilih MTM (tingkat universitas)
- Untuk memilih BPM (tingkat fakultas)
- Untuk memilih LLMJ (tingkat jurusan)
- Perangkat pemilu :
- KPU (Komisi Pemilihan Umum) : KPU Univ. KPU Fakultas, KPU Jurusan
- PANWASLU (Panitia Pengawas Pemilu)
- DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) : Ketua BEM UNJ, Ketua MTM, Mahasiswa Bersyarat
- Tahapan Pelaksanaan Pemilu UNJ :
- Pembentukan Pansel (panitia seleksi) : Ketua eksekutif & ketua legislatif , 2 orang anggota eksekutif &legislatif, dan ketua KPU tahun sebelumnya.
- Pembentukan DKPP UNJ dan Ketua DKPP UNJ
- Pembentukan PANWASLU dan Ketua PANWASL UNJ
- Pembentukan Ketua KPU UNJ
- Pembentukan panitia KPU UNJ
- Pembekalan untuk penyelenggaraan pemilu UNJ
- Pendaftara peserta pemilu (kandidat)
- Penetapan peserta pemilu dengan cara sidang
- Masa kampanye. Masa pengenalan/promosi melalui lisan, tulisan, media sosial
- Masa tenang
- Pemungutan dan perhitungan suara
- Masa pengaduan sengketa hasil perhitungan suara ( 3 hari setelah perhitungan suara)
- Penetapan hasil pemilu
- Struktur KPU : Ketua, Sekretaris,
Bendahara, Administrasi dan Hukum (Adhum), Acara, Logistik, Humas
- Hak memilih dan dipilih
Setiap pemilih mempunyai satu hak
suara dan tidak dapat diwakilkan dan setiap mahasiswa berhak untuk dipilih jika
telah ditetapkan oleh KPU UNJ sebagai peserta pemilu UNJ
- Saksi pemilu yaitu KPU Univ/ KPU
Fakultas/ KPU Jurusan, tim sukses kandidat, mahasiswa yang bukan tim dan sukses
bukan panitia KPU
- Sanksi :
·
Denda
mulai dari 250 ribu, 500 ribu hingga satu juta
·
Pengurangan
suara
·
Pencabutan
hak memilih dan dipilih selama satu tahun ke depan
# #PKMJBIOLOGI2015_Ulan Al Ismu_Kelompok 9
Be Responsible To Be A True Leader #willyoubealeader
Sabtu, 24 Oktober 2015
Resume PKMJ 1 : Pengenalan Kesekretariatan dan Persidangan
PKMJ 1
Sabtu, 24 Oktober 2015
Pada PKMJ 1 ini kami diberi 2 materi. Materi pertama yaitu tentang keskretariatan dengan pembicara kak Diah Aulia Ichsani.
Resume :
- Keskretariatan adalah aktifitas yang dilakukan oleh sekretaris
- Sekretariat adalah tempat/kantor sekretaris
- Sekretaris adalah orang yang membantu eksekutif
- Surat resmi:
- LPJ adalah evaluasi kegiatan, saran dan rekomendasi untuk kepanitiaan selanjutnya.
Materi kedua tentang persidangan dengan pembicara kak Muhammad Rizal
Resume :
- Sidang adalah pertemuan formal untuk membahas masalah untuk mendapatkan jalan keluar atau solusi.
- Kelengkapan sidang:
- Ketukan palu sidang :
#PKMJBIOLOGI2015_Ulan Al Ismu_Kelompok 9
Be Responsible To Be A True Leader #willyoubealeader
Sabtu, 24 Oktober 2015
Pada PKMJ 1 ini kami diberi 2 materi. Materi pertama yaitu tentang keskretariatan dengan pembicara kak Diah Aulia Ichsani.
Resume :
- Keskretariatan adalah aktifitas yang dilakukan oleh sekretaris
- Sekretariat adalah tempat/kantor sekretaris
- Sekretaris adalah orang yang membantu eksekutif
- Surat resmi:
- Kop surat/Kepala surat : Terdapat nama instansi yang membuat surat, logo instansi (disebelah kiri untuk logo instansi yang lebih tinggi, disebelah kanan untuk logo instansi yang lebih rendah), alamat surat (untuk alamat terserah ingin selengkap apa).
- Tanggal pembuatan surat, tidak perlu menggunakan tempat dibuatnya surat karena sudah tertulis di kop surat. Contoh : 28 September 2015
- Nomor surat berisi : Nomor surat/Maksud dari surat/Nama instansi yang membuat surat/Bulan surat dibuat(menggunakan angka romawi)/Tahun pembuatan surat. Contoh : 073/Prm/BEMJBIOLOGI/IX/2015
- Perihal :Tujuan pembuatan surat
- Lampiran jika tidak ada tidak perlu ditulis
- Untuk penerima surat jika sudah memakai Yth. tidak perlu memakai kepada
- Penulisan hari,tanggal;waktu;tempat menggunakan huruf kecil karena tidak di akhiri dengan tanda titik.
- Untuk pengesahan dimulai dari kiri dengan jabatan terendah.
- LPJ adalah evaluasi kegiatan, saran dan rekomendasi untuk kepanitiaan selanjutnya.
Materi kedua tentang persidangan dengan pembicara kak Muhammad Rizal
Resume :
- Sidang adalah pertemuan formal untuk membahas masalah untuk mendapatkan jalan keluar atau solusi.
- Kelengkapan sidang:
- Palu sidang
- Berkas-berkas : agenda sidang, tata tertib sidang, draft yang akan disahkan, konsideran
- Pimpinan sidang (harus ganjil)
- Peserta sidang
- Notulensi : Sebagai pencatat pertanyaan dan prosedur
- Ketukan palu sidang :
- ketukan 1 kali : tidak terlalu penting
- ketukan 2 kali : agak penting
- ketukan 3 kali : sangat penting (membuka dan menutup sidang, mengambil keputusan)
- ketukan bebas : jika ada kegaduhan
- point of information : memberi informasi
- point of order : memberi pertanyaan, memberi pendapat
- point of clarification : memberi klarifikasi
- point of personal privilege : jika ada diskriminatif
#PKMJBIOLOGI2015_Ulan Al Ismu_Kelompok 9
Be Responsible To Be A True Leader #willyoubealeader
Langganan:
Postingan (Atom)









